Tentang Jilbab Syar’i

Wajib nggak sih, seorang muslimah memakai hijab syar’i? Jawabannya wajib kan?! kalau dia mau menambah sunnah nya dengan memanjangkan jilbabnya, itu sah-sah saja dan itu pilihan.

ehm, Hijab dan jilbab pun sebenarnya punya makna yang berbeda, tapi disini tidak akan dibahas tentang itu, karena lebih akrab dengan kata ‘jilbab’ saya pun lebih senang memakai kata ‘jilbab’.

Kewajiban muslimah memakai jilbab sudah ada perintahnya di dalam Al-Qur’an, tapi nyatanya memang masih banyak yang berjilbab hanya sekedar mengikuti trend fashion. Lalu, salahkah jika ada orang yang mencoba mengingatkan mereka yang belum berjilbab atau yang masih berproses (seperti saya) untuk terus melaksanakan kewajiban?.
Tidak. Tidak ada yang salah. justru itu memanrusan dan bagian dari indahnya islam dimana para ummatnya saling menasihati, bukan menghujat sana-sini dan men-cap si ini salaf* si itu Wahab* si dia kangpir dan lain-lain. dan tidak pula menghujat orang yang mengingatkan itu dan mengata-ngatai. Memang apa salahnya ketika orang sedang belajar agama sekaligus menyampaikan apa yang tengah ia pelajari? Apa masalahnya ketika seorang muallaf ternyata ilmunya jauh lebih mumpuni dari yang sejak kecil sudah berislam? Merasa tersaingi? atau merasa diri lebih banyak ilmunya dari mereka? Astaghfirullah…

Ah, sudahlah. Memang lain ladang lain ilalang, lain kepala lain hati. Hanya saja, sebuah kewajiban tidak akan menjadi sunnah atau gugur meskipun kita merasa belum bisa melaksanakannya. hukumnya tetap menjadi wajib dan menjadi PR yang akan dimintai pertanggungjawabannya.

‘Saya masih belajar, belum bisa berjilbab lebar…’
Ah.. bukankah semua itu berproses? asal jangan sampai bosan dan berhenti di tengah jalan. Bahkan seorang Ivan Gunawan pun saat menyarankan seseorang yang berjilbab untuk memilih atasan atau outer yang panjangnya minimal 75cm, agar menutup bagian-bagian yang biasanya terlihat menggoda seperti pant*t, perut, dll. Semua berproses dari kecil menjadi besar, dari sedikit menjadi berbukit.

‘Sombong banget Mba.. nulis ginian, memangnya Mba siapa?’
Uhuk! Saya bukan siapa-siapa, bukan orang yang banyak ilmunya, hanya sedang berusaha untuk menjalankan hidup sesuai ketentuanNya, hanya sedang belajar agama lebih banyak lagi sekaligus mencoba mengamalkan, tidak sekedar ngelotok ilmu ini kitab itu dan sebagainya tapi urusan aplikasi nol belaka.

Astaghfirullah… semoga Allah menjauhkan dari sifat-sifat sombong, dan memudahkan kami untuk mengamalkan apa yang telah kami pelajari. Aamiin…

 

*random siang hari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s